Kabag Humas Ditjen Imigrasi Beri Pelatihan Kehumasan di Kanim Cilacap

pelatihan kehumasan cilacap

Cilacap (9/11) – Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap mengadakan kegiatan pelatihan kehumasan bertajuk Diseminasi Pembinaan Hubungan Masyarakat dengan Tema “Strategi Manajemen Komunikasi Keimigrasian” pada Kamis (9/11). Tampil sebagai narasumber yaitu Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno dan Produser Investigasi TVONE Raden Rachmadi. Kegiatan ini diikuti para pegawai Imigrasi yang menjalankan tugas kehumasan di Kantor Imigrasi di Wilayah Kerja Jawa Tengah.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap Eben Rifqy Taufan bangga bisa menjadi bagian dari acara kehumasan yang merupakan diseminasi pertama kali bagi Pegawai Imigrasi di Wilayah Jawa Tengah. Eben mengatakan bahwa Humas adalah corong bagi organisasi, artinya jika humas bekerja dengan bagus, cerdik, dan pintar maka Kantor Imigrasi akan bagus juga.
“Mari kita bangun bahwa pegawai Imigrasi yang menjalakan kehumasan di Jawa Tengan ini handal dan bisa bekerja secara komperehensif. Cilacap menginisiasi kegiatan pembinaan kehumasan dan semoga bisa menyebar ke wilayah lain,” ujarnya.
Eben berharap acara semacam ini memberi manfaat untuk membentuk dan membangun kemampuan kehumasan bagi para pegawai di Seksi Informasi Keimigrasian (Infokim). Untuk itu para humas di daerah perlu diberi pelatihan dan pembinaan mengemas berita dan informasi yang baik bagi masyarakat.
Sementara itu Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno menekankan kepada para peserta pelatihan bahwa permasalahan kehumasan saat ini adalah bagaimana menghadapi hoaz atau berita bohong. Untuk itu petugas humas harus memberikan data dan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Buatlah konten yang informatif, kreatif dan menarik sehingga bisa ditangkap dengan baik oleh masyarakat. Gunakan pula bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat setempat,” pesan Agung.
Dalam paparannya Agung membagi trik berkomunikasi yang efektif melalui media sosial. Menurut Agung, komunikasi yang paling tepat hari ini ialah melalui media sosial, sehingga dua tahun belakangan ini Humas Ditjen Imigrasi menggenjot penyebaran informasi di media sosial.
“Hampir semua orang sekarang ini memakai WA (Whatsapp), hampir semuanya punya akun Facebook. Nah kita manfaatkan itu untuk mendukung tugas kehumasan yaitu menyebarkan informasi kepada masyarakat,” jelas Agung.
Sebelum mengakhiri paparannya Agung berharap para pegawai Imigrasi yang bertugas di humas agar selalu membangun komunikasi yang baik dengan media massa dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan dan kinerja yang baik.(mfs)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)