Imigrasi: Susno Masih di Indonesia

Senin, 29 April 2013 | 13:49 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Herianto, mengatakan Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Susno Duadji masih berada di Indonesia. Dia mengatakan berdasarkan catatan semua perlintasan Imigrasi belum diperoleh informasi jika Susno telah keluar negeri.

"Informasi itu berdasarkan catatan perlintasan Imigrasi. Kami tidak tahu kalau dia melintas pada wilayah yang tidak ada Imigrasi di tempat itu," kata Herianto kepada Tempo, Senin, 29 April 2013.

Jumat lalu, 26 April 2013, Kejaksaan Agung resmi menetapkan Susno sebagai buron setelah tiga kali menolak eksekusi. Dua hari sebelumnya, kubu Susno juga melawan saat Kejaksaan hendak mengeksekusi paksa mantan Kepala Badan Reserse dan Krimnal Polri ini di kediamannya, di Bandung.

Susno telah divonis bersalah dengan hukuman tiga tahun enam bulan penjara
dalam kasus karupsi pengamanan dana Pilkada Jawa Barat pada 2008 dan suap terkait penanganan kasus PT Salmah Arowana.

Susno juga dikenakan denda Rp 200 juta dan membayar uang pengganti Rp 4,2 miliar. Kedua pihak, Susno dan Kejaksaan, tak terima putusan tersebut sehingga mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Hakim MA menolak permohonan keduanya, tetapi tetap membebankan biaya perkara kepada Pemohon II, Susno.

Setelah kasusnya berkekuatan hukum tetap, Susno berkukuh menolak dieksekusi. Kubu Susno beralasan amar putusan kasasi tak mencantumkan perintah penahanan sehingga dia hanya bersedia membayar biaya perkara Rp 2.500.

Adapun Kejaksaan berkukuh mengeksekusi Susno. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Setia Untung Arimuladi, mengatakan setelah dinyatakan buron, Kejaksaan meminta bantuan Mabes Polri untuk menangkap Susno. Kejagung juga sudah bersurat ke seluruh Kejaksaan Negeri untuk menangkap mantan Kepala Polda Jawa Barat tersebut.

RUSMAN PARAQBUEQ

 

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)