Awali Tahun 2018 Imigrasi Buka Kantor Unit Kerja Keimigrasian di Kabupaten Magelang dan Musi Rawas

Jakarta (9/2) – Direktorat Jenderal Imigrasi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Magelang bersiap membuka Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) yang akan beroperasi pada Maret 2018. Direktur Jenderal Imigrasi ronny F. Sompie dan Bupati Magelang Zaenal Arifin melakukan penandatangan kerja sama di Aula Ditjen Imigrasi Kuningan Jakarta pada Jumat (9/2).

Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran UKK di Kabupaten Magelang adalah hasil kerja keras serta bukti sinergisitas yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang. Hal ini sekaligus sebagai bukti bahwa pemerintah selalu hadir dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik sebagaimana yang diharapkan.

“Kami yakin keberadaan Unit Kerja Keimigrasian di Kabupaten Magelang akan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya dalam mengurus dokumen keimigrasian seperti paspor dan izin tinggal keimigrasian aksesibilitas yang semakin dekat dan mudah,” ujarnya di hadapan Bupati Magelang dan tamu undangan.

Ronny menambahkan bahwa pembentukan UKK Magelang telah melalui jalan panjang yang dimulai sejak tahun 2014. Direktorat Jenderal Imigrasi telah memetakan kebutuhan organisasi untuk membentuk beberapa kantor imigrasi di lokasi/ daerah yang dipandang memiliki tingkat kerawanan dan pelayanan keimigrasian yang cukup tinggi. Salah satu daerah yang di usulkan untuk memiliki kantor imigrasi baru tersebut adalah Magelang.

“ Pemerintah Kabupaten Magelang pada waktu itu merespon positif niatan kami membuka kantor imigrasi. Oleh karena adanya kebijakan penghematan anggaran dan moratorium penerimaan pegawai serta faktor lainnya, rencana pembentukan kantor imigrasi di Magelang menjadi sedikit tertunda dan pada saat ini diwujudkan dengan pembentukan unit kerja kantor imigrasi yang menginduk pada Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, “ ungkapnya.

 

Sementara itu Bupati Magelang Zaenal Arifin menyambut baik hadirnya UKK Kabupaten Magelang. Potensi wisata alam mengundang banyak wisatawan asing untuk mengunjungi Magelang. Zaenal juga mengatakan kehadiran warga negara asing yang belajar agama di beberapa pondok pesantren di Magelang.

“ Dengan hadirnya UKK Magelang kita bisa bersama-sama memantau potensi kerawanan WNA yang ada di Magelang karena mengingat jarak Wonosobo yang cukup jauh. Sedini mungkin bisa kita deteksi kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Kantor UKK Magelang menambah jumlah UKK yang telah dibuka oleh Ditjen Imigrasi bekerja sama dengan Pemerintah Kota/Kabupaten di Indonesia. Sebelumnya pada 29 Januari 2018 Dirjen Imigrasi meresmikan Kantor Unit Kerja Keimigrasian di Kabupaten Musi Rawas. UKK Musi Rawas akan menginduk kepada Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim.

UKK Musi Rawas mampu melayani 11 kabupaten/kota mulai dari Kabupaten Musi Rawas sendiri, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Muratara, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) hingga Kota Pagaralam. Lalu, berdampingan dengan Provinsi Bengkulu bisa melayani Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang. Sedangkan di Provinsi Jambi bisa melayani masyarakat Surolangun dan Bangko.

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)