Pemerintah Indonesia: Berita Visa Kunjungan bagi Warga Israel adalah Hoax

The Jakarta Post

Jakarta | Minggu, 6 Mei, 2018 | 12:02 WIB

 

Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Republik Indonesia pada hari Sabtu, menyangkal adanya laporan dari portal (situs web) media Israel yang mengaku bahwa Ditjenim menerbitkan visa turis (visa kunjungan) bagi warga negara Israel.

Situs web Israel bernama Hareetz, pada tanggal 3 Mei, melaporkan bahwa Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, menerbitkan visa kunjungan bagi warga negara Israel. Artikel itu menyebutkan bahwa ketentuan terkait hal tersebut telah berlaku efektif sejak tanggal 1 Mei.

Namun, Kepala Bagian Humas Ditjenim, Agung Sampurno, menyangkalnya. 

“Pemerintah Indonesia tidak memiliki kebijakan visa kunjungan untuk warga negara Israel,” dia menyampaikan dalam suatu jumpa pers, sambil menekankan bahwa Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik. 

Agung menjelaskan bahwa pemberian visa bagi warga negara asing dari suatu negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia hanya dapat dilakukan dengan mekanisme Calling Visa, yang diawasi oleh Kementerian Luar Negeri dan instansi terkait lainnya, termasuk oleh Ditjenim.

“Berita yang menyebutkan bahwa Indonesia menerbitkan visa kunjungan bagi warga negara Israel adalah Hoax,” kata Agung.

Hareetz menyebutkan bahwa warga negara Israel dapat mengajukan permohonan visa kunjungan melalui “Agen Israel Indonesia”, yang menurut Hareetz, telah didirikan bulan lalu. Artikel pada portal Hareetz tidak mencantumkan kutipan apa pun dari pihak yang berwenang di Indonesia. (evi)

Penerjemah: Yessy Successly

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)