Ditjen Pajak dan Ditjen Imigrasi Menandatangani Kesepakatan terkait Larangan Bepergian Bagi Pengemplang Pajak

Ditjen Pajak dan Ditjen Imigrasi Menandatangani Kesepakatan terkait Larangan Bepergian Bagi Pengemplang Pajak

The Jakarta Post

Jakarta | Rab, 30 Mei 2018 | 02:48 WIB

 

Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, dan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM telah menandatangani kesepakatan yang bertujuan mencegah para pengemplang pajak pergi ke luar negeri.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua instansi ini sepakat saling bertukar informasi tentang wajib pajak. Kantor Pajak akan memberikan data terkait wajib pajak kepada Kantor Imigrasi, sementara Kantor Imigrasi akan memberikan data terkait paspor, visa, dan izin tinggal, serta informasi terkait orang yang melintasi batas negara, kepada Kantor Pajak.

Direktur Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama, di Jakarta, mengatakan bahwa dengan kesepakatan ini, kantor pajak dapat meminta kantor imigrasi untuk mencegah para pengemplang pajak keluar dari Indonesia.

Sebagaimana dikabarkan oleh kompas.com pada hari Rabu, Hestu mengatakan “Bentuk kerja sama dalam pemungutan pajak dan investigasi kejahatan di bidang perpajakan ini telah berlangsung. Dengan kesepakatan ini, terdapat peningkatan prosedur untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik.”

Dia mengatakan bahwa tidak terdapat peraturan baru terkait hal ini, karena ketentuan yang dibutuhkan telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah No. 31/2013 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 6/2011 tentang Keimigrasian.

Berdasarkan peraturan tersebut, terdapat dua kondisi ketika wajib pajak dapat dicegah pergi ke luar negeri.

Pertama, jika wajib pajak menunggak pembayaran pajak sejumlah Rp 100 juta atau lebih dan kedua, jika wajib pajak sedang menjalani penyidikan atas kasus kriminal terkait perpajakan.

“Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidik dapat memberlakukan larangan bepergian bagi wajib pajak yang sedang menjalani penyidikan, Hestu menambahkan.” (bbn)

Penerjemah: Yessy Successly

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)