Kacamata pengenalan wajah untuk membantu petugas di Shenzhen

Staff Reporter 6 Desember 2019 - www.thestandard.com.hk

Petugas perbatasan di Shenzhen saat ini telah dibekali dengan kacamata pengenalan wajah berteknologi 5G yang untuk mengamati lebih cermat orang-orang yang melalui pemeriksaan perlintasan.

Kacamata tersebut mampu mengenali wajah dan menandai pengunjung yang mencurigakan dan berisiko tinggi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Didahului dengan uji coba selama dua minggu di Pelabuhan Teluk Shenzhen, kacamata tersebut terbukti berguna dalam membantu petugas mengidentifikasi pengunjung berisiko tinggi. Dalam sebuah kasus, kacamata tersebut mampu  membantu petugas mengidentifikasi beberapa orang yang menyelundupkan barang elektronik mahal.

Jika ada seorang yang berisiko tinggi melintasi pemeriksaan, petugas yang memakai kacamata khusus tersebut akan mendengar sinyal suara yang dipancarkan melalui gagang kacamata,  sementara orang yang dicurigai wajahnya akan ditandai bingkai merah yang muncul di layar tablet. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan untuk mencegah penyelundupan. Nama penumpang, dokumen dan sejarah perjalanan, informasi segera muncul di layar untuk membantu petugas dalam menyita dan memeriksa individu berisiko tinggi.

Setiap hari sekitar 600.000 pengunjung melintasi perbatasan antara Shenzhen dan Hong Kong. Tingginya tingkat lalu lintas keluar masuk menandakan bahwa para petugas di Shenzhen menghadapi risiko lebih tinggi dalam penyelundupan dan terlebih dalam mengidentifikasi kasus-kasus semacam ini.

Juru bicara petugas Shenzhen mengatakan bahwa kacamata tersebut menggunakan teknologi 5G yang dapat mengirimkan informasi dengan sangat cepat, sehingga kamera pintar dan peralatan analisa big data dapat mengecek informasi yang disampaikan di dalam pusat data.

“Hal ini akan memperkuat identifikasi pengunjung berisiko tinggi dan para petugas juga dapat mengetahui lokasi mereka dengan tingkat efisiensi lebih tinggi, sehingga terlaksana penegakan hukum yang lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara, kamera ketelitian tinggi yang terpasang di koridor ruang pengunjung juga akan menangkap wajah para pengunjung dan mencocokkan dengan sistem big data petugas.

Dalam satu detik, sistem pengenalan wajah telah selesai menganalisis dan memberikan notifikasi ke petugas jika terdapat pengunjung yang terdaftar sebagai berisiko tinggi.

Menurut informasi dari beberapa sumber petugas Shenzhen masih menyempurnakan aplikasi kamera dan kacamata 5G, dan selanjutnya akan menggunakan teknologi tersebut di beberapa tempat pemeriksaan di masa yang akan datang.

 

Sumber artikel: www.thestandard.com.hk

Judul asli: Face-recognition spectacles to help Shenzhen customs

Penerjemah: Yanos/Humas Ditjenim

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)