APEC

APEC Business Travel Card (ABTC)

Humas, 24 April 2015

UMUM

Asia Pacific Economic Cooperation yang selanjutnya disingkat dan disebut dengan APEC, adalah organisasi Negara-negara Asia Pasifik yang didirikan di Canberra pada bulan November 1989 bertujuan membangun kerja sama ekonomi.             Saat ini APEC memiliki 21 (dua puluh satu ) anggota ekonomi yaitu : Australia, Brunai Darussalam, Kanada, Chili, Cina, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Philipina, Rusia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Indonesia, Hong Kong, Jepang dan Korea selatan.             Meningkatnya kegiatan Perjalanan para pebisnis dalam bidang perdagangan dan investasi negara-negara anggota APEC dengan mobilitas tinggi memerlukan efisiensi waktu dalam melakukan kegiatan tersebut oleh karenanya sangat membutuhkan  kemudahan dalam proses Keimigrasian, berdasarkan pertimbangan tersebut timbul kesepakatan dan rekomendasi forum APEC untuk memberikan kemudahan kegiatan lalulintas Keimigrasian bagi pebisnis negara-negara anggota APEC dalam  Skema Kartu Perjalanan Pebisnis APEC (APEC BUSINESS TRAVEL CARD / ABTC)             Selanjutnya guna mengokomodir para Pebisnis maka pada tanggal 15 Agustus 2002 di Acapulco Mexico, Indonesia telah menandatangani keikutsertaan dalam skema Kartu Perjalanan Pebisnis APEC, dan pelaksanaan pemberian KPP APEC sudah dimulai sejak 01 Mei 2004.             APEC BUSINESS TRAVEL CARD yang selanjutnya disingkat dan disebut dengan ABTC adalah Kartu Perjalanan Pebisnis yang berlaku di negara-negara anggota APECyang menerapkan skema KPP APEC sebanyak 19 negara anggota. Tujuannya adalah mempercepat proses keluar masuk ke sebuah negara bagi para pemegangnya, yakni para pelaku bisnis yang sangat mementingkan waktu, karena dengan ABTC pebisnis tidak perlu lagi mengajukan permohonan visa setiap kali ingin bepergian ke negara-negara partisipan ABTC serta mendapat fasilitas pelayanan di bandara dengan jalur khusus.   No. NEGARA BANDARA LAMA TINGGAL 1. AUSTRALIA ADELAIDE, BRISBANE, CAIRNS, DARWIN, SYDNEY, MELBOURNE, PERTH 90 HARI 2. BRUNEI DARUSALAM BRUNEI INTERNATIONAL AIRPORT 90 HARI 3. CHILI SANTIAGO INTERNATIONAL AIRPORT 90 HARI 4. CINA BEIJING INTERNATIONAL AIRPORT, PUDONG INTERNATIONAL AIRPORT (SHANGHAI) 60 HARI 5. HONG KONG HONGKONG INTERNATIONAL AIRPORT 60 HARI 6. INDONESIA JALUR KHUSUS: SOEKARNO-HATTA, JAKARTA; NGURAH RAI, BALI; KUALANAMU, MEDAN; JUANDA, SURABAYA; BATAM CENTER, BATAM TANPA JALUR KHUSUS: BANDAR UDARA SULTAN SYARIF KASIM II, PEKANBARU  HANG NADIM, BATAM    MINANGKABAU, PADANG                 SAM RATULANGI, MANADO  HALIM PERDANAKUSUMA, JAKARTA  ADI SUCIPTO, YOGYAKARTA  SELAPARANG, MATARAM  SEPINGGAN, BALIKPAPAN  HASANUDDIN, MAKASAR  EL TARI, KUPANG  ADI SUMARMO, SURAKARTA  AHMAD YANI, SEMARANG;  HUSEIN SASTRANEGARA, BANDUNG PELABUHAN LAUT BATAM : SEKUPANG, BATU AMPAR, NONGSA,MARINA,TELUK SENIMBA. MEDAN : BELAWAN. TANJUNG UBAN: BANDAR BINTAN TELANI, LAGOI, BANDAR SRI UDANA LOBAM TANJUNG PINANG : SRI BINTAN PURA DUMAI : YOS SUDARSO 60 HARI 7. JEPANG NEW TOKYO (NARITA), KANSAI (OSAKA), CENTRAL  JAPAN (CENTAIR, NAGOYA) 60 HARI 8. KOREA SELATAN INCHEON (SEOUL) 90 HARI 9. MALAYSIA KUALA LUMPUR 60 HARI 10. MEKSIKO   90 HARI 11. SELANDIA BARU AUCKLAND, CHRISTCHUCH, WELINGTON 90 HARI 12. PAPUA NUGINI JACKSON       HARI 13. PERU JORGE CHAVEZ 90 HARI 14. PHILIPINA NINOY AQUINO (MANILA) 59 HARI 15. SINGAPURA CHANGI (SINGAPORE) 60 HARI 16. TAIWAN CHIANG KAI SHEK (TAIPEI), KAOHSIUNG 90 HARI 17. THAILAND BANGKOK, PHUKET, CHIANG MAI 90 HARI 18. VIETNAM NOI BAI (HANOI), TAN SON NHAT (HO CHI MINH CITY 60 HARI 19. RUSIA  mulai bergabung bulan Agustus 2012 dan Efektif berjalan bulan : Agustus 2013

PERSYARATAN

Untuk memperoleh KPP APEC pemohon wajib mengisi formulir permohonan dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut: Mengisi Formulir Permohonan; Surat permohonan dari perusahaan atau instansi; Surat Rekomendasi dari Asosiasi Pengusaha/Profesi; Surat Ref. Bank yang menyatakan bahwa pemohon memiliki rekening dengan saldo terakhir minimal Rp.500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) (asli); Fotokopi Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (paspor) yang masih berlaku sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak permohonan diterima petugas; Bukti pernah melakukan perjalanan bisnis keluar negeri minimal 6 bulan terakhir; Tidak terlibat perkara kriminal, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK ) Asli; Fotokopi KTP ; Pas foto terbaru ukuran 3x4 berwarna 2 (dua) lembar; Membayar biaya Keimigrasian Rp. 2.500.000,-   (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) sesuai dengan peraturan pemerintah RI No.45 Tahun 2014 tentang jenis dan tarif PNBP ; Bagi Warga Negara Indonesia yang juga permanent resident di luar negeri melampirkan fotokopi kartu permanent resident dan persyaratan pada angka 3 dan  angka 4 yang diterbitkan institusi di negara pemohon bertempat tinggal dan disahkan oleh perwakilan Republik Indonesia setempat; Melampirkan tanda tangan dengan menggunakan spidol besar khusus whiteboard untuk di upload ke sistem; Surat Tugas dan Tanda Pengenal dari perusahaan jika diwakilkan; ABTC lama asli dan fotokopi (bagi penggantian)

PROSEDUR

 

FORMULIR

Formulir ABTC silakan download di sini
 
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)
  1.       Immigration Information           1.1.   Act Number 6 Concerning Immigration in Trilingual (English,  Indonesia and China Version)           1.2.   Government Regulation Number 31 Year 2013 (English Version)           1.3.   Visit Visa           1.4.   Limited Stay Visa           1.5.   Visit Permit           1.6.   Limited Stay Permit           1.7.   APEC Business Travel Card           1.8.   Regulation of Minister of Law & Human Rights Number 26 Year 2013 concerning Visa on Arrival           1.9.   List of Countries Need Calling Visa to Enter Indonesia           1.10. Regulation of The Minister of Law & Human Rights concerning Free Short Visit Visa           1.11. Director General of Immigration's Decree Concerning Immigration Desk Team on APEC Summit 2013           1.12. ENTRY PERMIT/ADMISSION FACILITIES for APEC Delegations, Observers, and Journalists   2.       Ministry of Foreign Affairs, Republic of Indonesia   3.       APEC           1.1.   Contact Person Immigration Desk for APEC

Subkategori