menu layanan asing

Rekomendasi Negara Tertentu

Humas, 13 Juli 2016

UMUM

Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor: M.HH-01.GR.01.06 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penetapan Negara Calling visa dan Pemberian Visa bagi Warga Negara dariNegara Calling visa, Negara Calling Visa adalah negara yang kondisi atau keadaan negaranya dinilai mempunyai tingkat kerawanan tertentu ditinjau dari aspek ideologi, aspek politik, aspek ekonomi, aspek sosial, aspek budaya, aspek pertahanan dan keamanan negara, dan aspek keimigrasian.

DAFTAR NEGARA TERTENTU

Afghanistan; Guinea; Israel; Korea Utara; Kamerun; Liberia; Niger; Nigeria; Pakistan; dan Somalia.

PERSYARATAN

Persyaratan permohonan persetujuan visa bagi Warga Negara dariNegara Calling visa melalui Direktur Jenderal Imigrasi dapat diajukan setelah melengkapi: Berita Faksimili (brafaks) dari Perwakilan RI di luar negeri, yang membuktikan bahwa yang bersangkutan telah mengajukan visa di perwakilan RI yang berisikan data Orang Asing dari negara Calling visa disertai dengan kelengkapan administrasi dokumen penjamin; Persyaratan lainnya sebagaimana diatur dalam PP Nomor 31 Tahun 2013 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Perwakilan Republik Indonesia dapat menerbitkan visa atas kuasa sendiri (tanpa melalui persetujuan Direktur Jenderal Imigrasi) bagi Warga Negara Calling Visa memiliki kartu penduduk tetap bagi yang bertempat tinggal di luar negara asalnya, sepanjang kunjungan dalam rangka: Kegiatan konferensi atau program pelatihan yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah dan/atau organisasi internasional dibawah Perserikatan Bangsa Bangsa; Kegiatan investasi di wilayah Indonesia; Pembicaraan kegiatan sektor usaha; Kegiatan sosial budaya. Warga negara asing dari Negara Calling Visa, dapat mengajukan permohonan visa pada perwakilan RI di luar negara asalnya atau di negara lain apabila: Di negaranya tidak terdapat perwakilan RI; Warga negara asing tersebut berprofesi sebagai: Dosen atau pengajar; Mahasiswa; Tenaga ahli; Penanam modal; atau Pekerja tingkat manajer termasuk suami atau isteri dan anaknya sebagai anggota keluarga yang sedang berada di negara lain. Permohonan visa oleh warga negara dari Negara Calling Visa yang tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan negara Indonesia, diajukan pada Perwakilan Republik Indonesia di Bangkok atau Perwakilan Republik Indonesia di Singapura dan hanya dapat masuk ke wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandar Udara Soekarno Hatta, Jakarta atau Bandar Udara Ngurah Rai, Bali Penjamin berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-01.GR.01.06 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penetapan Negara Calling visa dan Pemberian Visa bagi Warga Negara dariNegara Calling visa adalah sebagai berikut: Warga Negara Indonesia; Berdomisili di Indonesia; Korporasi Berbadan Hukum.

KETETNTUAN PENJAMIN

Penjamin berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-01.GR.01.06 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penetapan Negara Calling visa dan Pemberian Visa bagi Warga Negara dariNegara Calling visa adalah sebagai berikut: Warga Negara Indonesia; Berdomisili di Indonesia; Korporasi Berbadan Hukum. Pasal 63 UU No 6 Tahun 2011: ayat (2): Penjamin bertanggung jawab atas keberadaan dan kegiatan Orang Asing yang dijamin selama tinggal di Wilayah Indonesia serta berkewajiban melaporkan setiap perubahan status sipil, status Keimigrasian, dan perubahan alamat. ayat (3): Penjamin wajib membayar biaya yang timbul untuk memulangkan atau mengeluarkan Orang Asing yang dijaminnya dari Wilayah Indonesia apabila Orang Asing yang bersangkutan: telah habis masa berlaku Izin Tinggalnya dan/atau dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Deportasi; Pasal 118 UU No 6 Tahun 2011: Setiap Penjamin yang dengan sengaja memberikan keterangan tidak benar atau tidak memenuhi jaminan yang diberikannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara  paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah);
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Visa Kunjungan

Humas, 11 Juli 2016

UMUM

Visa kunjungan diberikan kepada Orang Asing yang akan melakukan perjalanan ke Indonesia untuk kunjungan seperti dalam rangka tugas pemerintahan, pendidikan, sosial budaya, pariwisata, bisnis, keluarga, jurnalistik, atau singgah untuk meneruskan perjalanan ke negara lain. Wisata, keluarga, sosial, seni dan budaya, tugas pemerintahan, olahraga yang tidak bersifat komersial, studi banding, kursus/pelatihan singkat, memberikan bimbingan, penyuluhan dan pelatihan dalam penerapan dan inovasi teknologi industri untuk meningkatkan mutu dan desain produk industri serta kerja sama pemasaran luar negeri bagi Indonesia, melakukan pekerjaan darurat dan mendesak, jurnalistik yang telah mendapat izin dari instansi yang berwenang, pembuatan film yang tidak bersifat komersial dan telah mendapat izin dari instansi yang berwenang, melakukan pembicaraan bisnis, melakukan pembelian barang, memberikan ceramah atau mengikuti seminar, mengikuti pameran internasional, mengikuti rapat yang diadakan dengan kantor pusat atau perwakilan di Indonesia, melakukan audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi pada cabang perusahaan di Indonesia, calon tenaga kerja asing dalam uji coba kemampuan dalam bekerja, meneruskan perjalanan ke negara lain; dan bergabung dengan alat angkut yang berada di Wilayah Indonesia. Orang asing dapat memperoleh visa kunjungan pada saat kedatangannya di wilayah Indonesia , jika negaranya termasuk dalam daftar negara Visa Kunjungan Saat Kedatangan. visa kunjungan saat kedatangan diberikan lama tinggal 30 (tiga puluh) hari dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali dengan lama tinggal 30 (tiga puluh) hari. atau Orang asing dapat mengajukan visa kunjungan melalui perwakilan indonesia di Luar Negeri atau melalui penjamin di Indonesia dengan mengajukan ke Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta. Visa Kunjungan diterbitkan oleh Kedutaan Besar RI atau Konsulat Jenderal RI di Luar Negeri Perhatian: Silahkan lihat di tab tata cara Visa kunjungan diberikan lama tinggal 60 (enam puluh) hari, dapat diperpanjang sebanyak 4 (empat) kali dan  setiap kali perpanjangan diberikan lama tinggal 30 (tiga puluh) hari.   Orang asing dapat berkunjungan beberapa kali ke wilayah indonesia hanya untuk tujuan kunjungan keluarga, bisnis dan tugas pemerintahan.   Perhatian: Silahkan lihat di tab tata cara Visa kunjungan beberapa kali perjalanan berlaku sampai 1 (satu) tahun dengan lama kunjungan paling lama 60 (enam puluh) hari dan tidak dapat diperpanjang.

PERSYARATAN

TATA CARA

Your text...

BIAYA

1    Biaya kawat Persetujuan Visa Rp.100.000        2    Visa Kunjungan Saat Kedatangan USD 35        3    Visa Kunjungan Satu Kali Perjalanan USD 50        4    Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan USD 110  

DAFTAR NEGARA VoA

 
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Izin Tinggal Terbatas / Izin Tinggal Tetap Bagi Subyek Perkawinan Campur

Humas, 25 Oktober 2012

Izin Tinggal Terbatas / Izin Tinggal Tetap Bagi Subyek Perkawinan Campur

Dalam hal suami atau istri warga negara Indonesia meninggal dunia, Izin Tinggal terbatas atau Izin Tinggal Tetap Orang Asing yang diperoleh karena perkawinan campuran tetap berlaku. Orang Asing sebagaimana dimaksud pada point 1yang suami atau istrinya warga negara Indonesia meninggal dunia harusmemiliki Penjamin berkewarganegaraan Indonesia. Dalam hal ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia meninggal dunia, Izin Tinggal terbatas atau Izin Tinggal Tetap anak berkewarganegaraan asing dari hasil perkawinan tetap berlaku. Anak berkewarganegaraan asingdari hasil perkawinan sebagaimana dimaksud yang ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia meninggal dunia, harus memiliki Penjamin berkewarganegaraan Indonesia. Untuk perkawinan campuran yang telah berusia 10 (sepuluh) tahun atau lebih, Izin Tinggal Tetap Orang Asing yang diperoleh karena perkawinan yang sah tetap berlaku walaupun perkawinannya telah berakhir karena perceraian dan/atau atas putusan pengadilan. Pemegang Izin Tinggal Tetap tersebutharusmemiliki Penjamin berkewarganegaraan Indonesia. Untuk perkawinan campuran yang berusia kurangdari 10 (sepuluh) tahun, Izin Tinggal Tetap Orang Asing yang diperoleh karena perkawinan yang sah tetap berlaku walaupun perkawinannya telah berakhir karena perceraian dan/atau atas putusan pengadilan jika Orang Asing yang bersangkutan memiliki Penjamin. Penjamin tersebut merupakan perorangan yang berkewarganegaraan Indonesia. Penjamin tersebut harus diajukan pada Kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal Orang Asing dalam waktu paling lama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal diterbitkannya akta perceraian. Jika Orang Asing tidak mengajukan Penjamin dalam jangka waktu yang ditentukan, maka Izin Tinggal Tetap dibatalkan.   Limited Stay Permit/Permanent Stay Permit for mixed marriage based on nationality   In the event of the decease of a spouse of Indonesian nationality, the Limited Stay Permit (ITAS) or Permanent Stay Permit (ITAP), granted for mixed marriage based on nationality, remains valid. The foreigners referred to in point 1., whose deceased spouse is of Indonesian nationality, must have a guarantor of  Indonesian nationality. In the event of the decease of a foreigner’s parent who is of Indonesian nationality, the children’s ITAS or ITAP remains valid.  The childern referred to  point 3., whose  deceased parent is of Indonesian nationality, must have a guarantor of Indonesian nationality. For mixed marriages based on nationality which have lasted for more than 10 years, the ITAP for  foreigners obtained for a legal marriage remains valid, even though the marriage has ended because of divorce or by a court’s decision.  The foreigners referred to point 5., whose marriage has ended because of divorce or by a court’s decision must have a guarantor of an Indonesian nationality. For mixed marriages based on nationality which have lasted for less than 10 years, the ITAP for the foreigner obtained for a legal marriage remains valid, even though the marriage has ended because of divorce or by a court’s decision, provided that they have a guarantor. The guarantor referred to point 7. must be of Indonesian nationality. The guarantor’s identity referred to point 7. must be submitted to the immigration office which covers the foreigner’s place of residence within 60 days after the issuance date of the divorce certificate.    In the event that the foreigner has not submitted the guarantor’s identity within the period referred to point 9., their ITAP will be cancelled.  
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Alih Status Izin Tinggal

Humas, 25 Oktober 2012

UMUM

Test Izin Tinggal yang telah diberikan kepada Orang Asing dapat dialih statuskan. Izin Tinggal yang dapat dialihstatuskan meliputi: Izin Tinggal kunjungan menjadi Izin Tinggal terbatas; Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap. Alih status Izin Tinggal sebagaimana dimaksud pada point 2 ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

PERSYARATAN

Alih Status Izin Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal Terbatas Permohonan alih status Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal Terbatas diajukan sejak Orang Asing berada di Wilayah Indonesia. Alih Status Izin Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal Terbatas dapat diberikan kepada Orang Asing yang: menanamkan modal; bekerja sebagai tenaga ahli; melaksanakan tugas sebagai rohaniawan; mengikuti pendidikan dan pelatihan; mengadakan penelitian ilmiah; menggabungkan diri dengan suami atau istri warga negara Indonesia; menggabungkan diri dengan suami atau istri pemegang Izin Tinggal terbatas atau Izin Tinggal Tetap; menggabungkan diri dengan orang tua bagi anak berkewarganegaraan asing yang mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan orang tua warga negara Indonesia; menggabungkan diri dengan orang tua pemegang Izin Tinggal terbatas atau Izin Tinggal Tetap bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin; berdasarkanalasan kemanfaatan untuk kesejahteraan masyarakat dan / atau kemanusiaan setelah mendapatkan pertimbangan Menteri; dalam rangka memperoleh kembali kewarganegaraan Republik Indonesia berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan/atau wisatawan mancanegara lanjut usia. Bagi Orang Orang Asing dalam rangka penanaman modal, bekerja sebagai tenaga ahli dan melakukan tugas sebagai rohaniawan, melampirkan persyaratan : Surat penjaminan dari Penjamin; Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat keterangan domisili; surat rekomendasi dari kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian terkait; Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dari instansi berwenang; Bagi Orang Orang Asing dalam rangka mengikuti pendidikan dan pelatihan, dan mengadakan penelitian ilmiah, melampirkan persyaratan : Surat penjaminan dari Penjamin; Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat keterangan domisili; surat rekomendasi dari kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian terkait; rekomendasi untuk maksud belajar/penelitian dari instansi yang berwenang (Kemendiknas /LIPI); Bagi anak yang pada saat lahir di Wilayah Indonesia ayah dan/atau ibunya pemegang Izin Tinggal terbatas, melampirkan persyaratan : Surat penjaminan dari Penjamin; Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; fotokopi akta kelahiran; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah dari orang tua; fotokopi paspor kebangsaan ayah dan/atau ibuyang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal terbatas ayah dan/atau ibu yang masih berlaku. Bagi Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia, melampirkan persyaratan : Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat permohonan dari suami atau istri yang warga negara Indonesia; surat keterangan domisili; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah; fotokopi surat bukti pelaporan perkawinan dari kantor catatan sipil untuk pernikahan yang dilangsungkan di luar negeri; fotokopi kartu tanda penduduk suami atau istri warga negara Indonesia yang masih berlaku; fotokopi kartu keluarga suami atau istri yang warga negara Indonesia. Bagi anak dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia,melampirkan persyaratan: Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat permohonan dari ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia; surat keterangan domisili; fotokopi akta kelahiran; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua; fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu warga negara Indonesia yang masih berlaku; fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang warga negara Indonesia. Bagi Orang Asing yang menggabungkan diri dengan suami atau istri pemegang Izin Tinggal terbatas, melampirkan persyaratan : Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat penjaminan dari Penjamin; surat keterangan domisili; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah; fotokopi Izin Tinggal terbatas suami atau istri. Bagi anak berkewarganegaraan asing yang menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibuwarga negara Indonesia, melampirkan persyaratan : Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat permohonan dari ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia; surat penjaminan dari Penjamin; surat keterangan domisili; akta kelahiran; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua; fotokopi kartu tanda penduduk ayah dan/atau ibu warga negara Indonesiayang masih berlaku; fotokopi kartu keluarga ayah dan/atau ibu yang warga negara Indonesia; Bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin yang menggabungkan diri dengan ayah dan / atau ibu pemegang Izin Tinggal terbatas atau Izin Tinggal Tetap, melampirkan persyaratan : Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat penjaminan dari Penjamin; surat keterangan domisili; fotokopi akta kelahiran; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua; fotokopi paspor kebangsaan ayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal terbatas ayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku. Bagi Orang Asing eks warga negara Indonesia, melampirkan persyaratan : Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat penjaminan dari Penjamin; surat keterangan domisili; bukti yang menunjukkan pernah menjadi warga negara Indonesia. Bagi wisatawan lanjut usia mancanegara, melampirkan persyaratan : Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; surat penjaminan dari Penjamin; surat keterangan domisili; suratsponsor dari Biro Perjalanan yang ditunjuk oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Alih Status Izin Tinggal Terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap Alih Status Izin Tinggal Terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap diberikan kepada orang asing sebagai : rohaniawan; pekerja; investor; wisatawan lanjut usia mancanegara; menggabungkan diri dengan suami atau istri pemegang Izin Tinggal Tetap; menggabungkan diri dengan orang tua pemegang Izin Tinggal Tetap bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin; dan eks warga negara Indonesia. Alih status Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap juga dapat diberikan kepada Orang Asing: menggabungkan diri dengan suami atau istri warga negara Indonesia yang usia perkawinannya telah mencapai paling singkat 2 (dua) tahun; menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibu bagi anak berkewarganegaraan asing yang mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia; dan anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia. Alih status Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing sebagai rohaniawan, pekerja, investor, dan wisatawan lanjut usia mancanegara diberikan dengan ketentuan Orang Asing yang bersangkutan telah berada di Wilayah Indonesia paling singkat 3 (tiga) tahun berturut-turut sejak tanggal diberikannya Izin Tinggal terbatas. Bagi orang asing sebagairohaniawan, pekerja dan investor, harus melampirkan : paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku; surat keterangan domisili; pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan; dan rekomendasi dari kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian terkait. Bagi wisatawan lanjut usia mancanegara, melampirkan persyaratan : Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya; fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku; surat penjaminan dari Penjamin; surat keterangan domisili; pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan; suratsponsor dari Biro Perjalanan yang ditunjuk oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Bagi orang asing yang menggabungkan diri dengan suami/istri pemegang Izin Tinggal Tetap,melampirkan persyaratan : paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku; surat keterangan domisili; pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan surat penjaminan dari Penjamin; fotokopi akta perkawinanatau buku nikah; fotokopi paspor kebangsaansuami dan/atau istriyang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal Tetap suami dan/atau istriyang masih berlaku; keputusan mengenai alih status Izin Tinggalnya. Bagi anak yang akan menggabungkan diri dengan orang tua pemegang Izin Tinggal Tetap bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin,melampirkan persyaratan : paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku; surat keterangan domisili; pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan surat penjaminan dari Penjamin; fotokopi akta kelahiran; fotokopi akta perkawinanatau buku nikah orang tua; fotokopi paspor kebangsaanayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal Tetap ayah dan/atau ibu yang masih berlaku. Bagi suami atau istri warga negara asing yang menggabungkan diri dengan istri atau suami warga negara Indonesia, harus melampirkan: paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku; surat keterangan domisili; pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan; surat permohonan dari suami atau istri warga negara Indonesia; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah; fotokopi surat melaporkan perkawinan dari instansi yang berwenang untuk perkawinan yang dilangsungkan di luar negeri; fotokopi kartu tanda penduduk suami atau isteri warga negara Indonesia yang masih berlaku; fotokopi kartu keluarga suami atau isteri yang warga negara Indonesia; Bagi anak berkewarganegaraan asing dari hasil perkawinan yang sah yang menggabungkan diri dengan ayah atau ibu warga negara Indonesia, harus melampirkan: paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku; surat keterangan domisili; pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan;surat permohonan dari ayah atau ibu warga negara Indonesia; fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua; fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu yang warga negara Indonesia yang masih berlaku; fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang warga negara Indonesia.

PROSEDUR

Permohonan alih status Izin Tinggal Kunjungan menjadi Izin Tinggal terbatas dan alih status Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap diajukan oleh Penjamin kepada Kepala KantorImigrasi yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal Orang Asing.
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Izin Tinggal Terbatas

Humas, 25 Oktober 2012

GENERAL

Limited stay permit is given to: Foreigners who enter the Indonesian territory with the limited stay visa (VITAS) or convert from a visit permit ( B211 index visa) for following purposes: as investors; as experts; as clergy or clerics; to enrol for education or training participants; to conduct scientific research; for reunion with a spouse who is a KITAS holder; for reunion of children of a foreign national with his/her Indonesian national father and/or mother who have a legal family relationship; for reunion of children under 18 year old and unmarried with his/her father and/or mother who are KITAS holders; as a foreigner who formerly held Indonesian nationality; and as a tourist over the age of 55 years. (Special condition apply to this category) A child who is born in Indonesian territory while his/her father and/or mother are KITAS holders. Ship captains,  crew or any foreign scientists working on a marine vessel, floating structure or installation operating in Indonesian waters and its jurisdiction according the laws.  Foreigners who are married with an Indonesian spouse Children of foreigners who are married with Indonesian spouse Short Term Workers; The limited stay permits is required for foreigners for short-term-engagement; Limited stay permit will expire due to: Return to foreigner’s home country or another country with no intention of re-entering Indonesia; Return to foreigner’s home country and not re-entering Indonesia before the expiry date of re-entry permit; Obtaining Indonesian citizenship; Expiry of the permit date; Conversion of limited stay permit to permanent stay permit; Cancellation of the KITAS by the Minister or appointed immigration officer; Deportation; or The event of decease of stay holder.

REQUIREMENTS

General requirements and compulsory documents: Completed application form; Sponsor/guarantor letter (Exemption: foreigners who are married to an Indonesian citizen); Passport and a copy of passport photo/biodata page, visa, and recent arrival stamp; A valid entry permit date and date by which report to the immigration office (please check your arrival stamp; Domicile letter from local authority; Point d. and e. are exempted for ship captains, crew, or foreign experts working on a vessel, floating structure or installation in Indonesian waters Specific Requirements as follows : Investors, experts, and clergy/clerics must provide : A letter of Recommendation from related Ministry or other government agency; RPTKA (foreign workers utilization plan) document from the Ministry of Manpower. Foreigners who are intending to enrol in education and training, or to carry out scientific research must provide a recommendation letter from the related ministry or other government agency (The Ministry of Education and Culture, Ministry of Research, Technology and Higher Level Education, or LIPI (Indonesia Science Board))  Children born in Indonesia whose father and/or mother are KITAS holders must provide a: Copy of the child’s birth certificate; Copy of the parents’ marriage certificate from the government office ; Copy of the parents' passports ; Copy of the parents' current KITAS Foreigners married to an Indonesian must provide a : Letter from the Indonesian spouse to the immigration office confirming their marriage and a request for a KITAS for the foreign spouse; Copy of  their marriage certificate from the government office; Copy of their marriage report letter from the Indonesian Embassy or Consulate in their country and also from the civil registration office in Indonesia for spouses married abroad; Copy of a valid Indonesian identity card of the Indonesian spouse; Copy of the Indonesian family card issued by their local authority. Children of a foreigner who is married to an Indonesian, must provide a : Request letter for a KITAS from their parents; Copy of their birth certificate; Copy of the parents’ marriage certificate from the government office; Copy of the parent’s valid Indonesian identity card; Copy of the parent’s Indonesian family card. Foreigners who intend to accompany his/her spouse who is a KITAS holder, must provide a : Copy of their marriage certificate from their government office; Copy of the relevant spouse's current KITAS; Foreign national children who are intending to join with their Indonesian father and/or mother, must provide a : Request letter for a KITAS from their parents; Copy of their birth certificate; Copy of parents' marriage certificate from the government office; Copy of parents' valid Indonesian identity card. Children under 18 years old and unmarried who are intending to join with his/her father and/or mother who are KITAS/KITAP holders, must provide a : Copy of their birth certificate; Copy of their parents'marriage certificate from the government office; Copy of their parents'passport; Copy of the parents'current KITAS. Former or ex-Indonesian Citizens, must provide any evidence/documents that s/he was an Indonesian citizen Tourists over the age of 55 years applying for a KITAS must provide a sponsor letter from a licenced travel bureau which has an official letter from The Ministry of Tourism. Ship Captains, crew or any foreign scientists working on a marine vessel, floating structure or installation operating in Indonesian waters and its jurisdiction according the laws, must provide: A crew list signed by the ship captain and acknowledged by the immigration officer at an immigration checkpoint; A letter of recommendation from the Ministry or other non-ministerial governmental agency. Notifications: To extend a stay permit you must provide your previous KITAS (limited stay permit card) with your file application A limited stay permit application must be filed by a foreigner or guarantor by filling out the application form and attaching the requirements and submitted to the head of the immigration office or to the immigration officer whose jurisdiction includes the residence of the foreigner; The Limited stay permit application by a foreigner who enters Indonesia with a limited stay visa must be submitted within 30 days after arrival; In the event that the limited stay permit has not been filed within 30 days, the foreigner will be considered as overstaying; Extension of limited stay permit is granted by the head of the immigration office whose jurisdiction incorporates the foreigner/applicant’s residence for a maximum 1 year at a time and for a maximum 5 times; A foreigner who applies for conversion from another permit category to a limited stay permit must obtain an approval letter from the office of the Directorate General of Immigration before being issued a KITAS.

PROCEDURE

VALIDITY

The Limited stay permit is granted for maximum 2 (two) years and is extendable. Extension of a KITAS is granted for up to 2 (two) years each time, with a maximum stay of six years. The Limited stay permit for short term workers is granted for a maximum 90 (ninety) days and is extendable. Extension of the limited stay permit for short term workers is granted for up to 30 (thirty) days with a maximum stay of 180 (one hundred and eighty) days. The limited stay permit for limited stay visa on arrival holders is granted for a maximum of 30 (thirty) days. The limited stay permit for limited stay visa on arrival holders is non-extendable.

ITAS ONLINE REGISTRATION

Foreigners can access the ITAS ONLINE through www.imigrasi.go.id and choose the Layanan Izin Tinggal Online icon on Online Services menu. After you fill in the application, enter your passport number and VITAS authorization number in the box provided. After submiting your application, you will receive a notification e-mail from the immigration with your [application number], [name] and [passport number]. Please print the notification e-mail and report to the immigration office within 30 (thirty) days of your date of arrival for your interview, data verification, and biometric photograph and fingerprints. Provide your printed notification e-mail to the immigration officer at the entry desk to get your queue number. You must bring your original passport to get the ITAS online registration stamp and make a payment for your KITAS, re-entry permit, and information technology management system. You will receive another notification e-mail with the ITAS approval letter and KITAS (limited stay permit card) attachments, and you can print your KITAS by yourself. Immigration office will also provide your electronic or non-electronic KITAS for you.       Note ITAS (izin tinggal terbatas or limited stay permit) VITAS (visa izin tinggal terbatas or limited stay permit visa) KITAS (kartu izin tinggal terbatas or limited stay permit card)
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Subkategori